Situs yamg tertata akan memudahkan pengunjung dalam menjelajahi isi situs kita. Hal ini juga membantu search engine untuk memahami bagian mana yang dianggap penting oleh bloger/webmaster.
Walaupun google memberikan hasil pencarian per halaman tapi google juga mencoba untuk mengerti bagian mana yang merupakan bagian terbesar dari website tersebut.
Semua website mempunyai halaman utama (biasa disebut Home, Serambi, Asal, atau yang lain) dimana halaman ini yang biasanya paling sering dikunjungi untuk memulai menjelajah situs kita. Dengan banyaknya halaman yang dipunyai kita harus memikirkan bagaimana agar pengunjung mudah menjelajahinya. Contoh sebuah strutur situs yang tertata.
/about/
/artikel/
/berita/
/berita/2006/
/berita/2007/
/berita/2008/
/antivirus/
/antivirus/lokal/
/antivirus/lokal/ansav/
/antivirus/lokal/pcmav/
/antivirus/lokal/smadav/
/antivirus/global/
/antivirus/global/mcafee/
/antivirus/global/avg/
/antivirus/global/antivir/
Sebuah sitemap (huruf kecil) adalah sebuah halaman didalam situs yang menampilkan struktur dari website anda dan biasanya disajikan berdasarkan hirarki.
Halaman ini biasanya dikunjungi jika mereka kesusahan mencari sesuatu. Walaupun halaman ini juga dimanfaatkan oleh google untuk merayapi situs, target utamanya adalah tetap untuk pengunjung.
Sebuah file XML Sitemap (huruf besar), dimana file yang bisa kita kirim ke Google Webmaster Tool untuk membantu google menemukan halaman-halaman pada blog anda. Menggunakan Sitemap juga salah satu cara untuk memberi tahu kepada google versi URL apa yang diutamakan dalam situs anda (contoh: http://mumtaz-anas.com atau http://www.mumtaz-anas.com). Google juga akan membantu anda membangun sebuah open source Sitemap, silakan pelajari lebih dalam di Webmaster Help Center yang menyuguhkan panduan membangun Sitemap.
Tips dalam menata blog:
- Buat hirarki yang mengalir natural.
Hindari:
- Membuat navigasi link yang kompleks. Contoh: membuat link dari tiap postingan ke postingan yang lainnya.
- Terlalu banyak sub-kategori. Butuh 20 kali klik sampai pengunjung menemukan tulisan yang dimaksud.
Tips:
- Gunakan banyak teks untuk bernavigasi. Contoh realnya adalah dengan menambahkan artikel terkait pada tulisan sejenis.
Hindari:
- Navigasi melalui menu drop-down, gambar, atau animasi kurang dianjurkan. Menggunakan tulisan bertaut lebih bagus daripada gambar bertaut. Pelajari dalam how Google deals with non-text files.
Tips:
- Gunakan navigasi “breadcrumb”. Breadcrumb adalah istilah untuk barisan link yang terdapat pada bagian atas atau bawah tulisan yang memungkinkan pengunjung bernavigasi secara cepat untuk melihat artikel sebelum dan setelah pada halaman utama.
Contoh:
selanjutnya -> mumtazanas > tips dan trik > belajar seo para pemula > kualitas tulisan
…..isi tulisan…..
…..isi tulisan…..
…..isi tulisan…..
…..isi tulisan…..
…..isi tulisan…..
sebelumnya -> mumtazanas > tips dan trik > belajar seo para pemula > struktur URL
Tips:
- Gunakan file HTML sitemap dan gunakan file XML Sitemap. File HTML sitemap akan membantu pembaca dalam mencari artikel yang diinginkan. Adapun XML Sitemap akan membantu search engine merayapi artikel-artikel blog anda.
Hindari:
- Membiarkan HTML sitemap tidak terupdate dengan link yang rusak.
- Menggunakan HTML sitemap yang sederhana tanpa di-organisir. Sebagai contoh hanya menggunakan subyek tulisan.
Tips:
- Ancang-ancang jika pembaca membuang sebagian dari url permalink. Contoh: permalink salah satu tulisan anda adalah http://mumtaz-anas.com/2009/5/21/wisata-seo-sadau. Apa yang akan terjadi jika pembaca hanya menuliskan http://mumtaz-anas.com/2009? Apakah situs anda sudah siap dengan hal ini atau yang akan muncul 404 (“page not found error”).
Tips:
- Gunakan halaman 404 yang membantu pembaca. Pembaca kadang akan masuk kedalam site karena link yang salah atau rusak. Dengan merubah tampilan halaman 404 akan membantu pembaca menemukan halaman apa yang sebenarnya dicari. Ada beberapa cara semisal mengarahkan halaman 404 ke halaman utama(home) atau memunculkan artikel populer yang berkaitan, atau mengarahkan ke fasilitas pencarian artikel dengan kata kunci. Google juga menyediakan widget 404 yang bisa ditempel di situs anda untuk mengetahui kejadian ini atau melalui Google webmaster untuk mencari sumber URL yang menyebabkan “not found” errors.
Hindari:
- Halaman 404 terindeks di search engine (pastikan halaman 404 sudah dilengkapi status kode yang benar.
- Menggunakan halaman 404 yang biasa seperti “Not found”. “404″
- Menggunakan desain halaman 404 yang tidak relevan dengan jenis situs kita.
Sayangi pembaca maka anda akan disayang Google
Tulisan ke-4 dari seri Belajar SEO Para Pemula.
- Belajar SEO Para Pemula: Pendahuluan
- Belajar SEO Para Pemula: Optimasi Judul
- Belajar SEO Para Pemula: Optimasi URL
- Belajar SEO Para Pemula: Menata situs
Catatan: Artikel ini ditujukan untuk mengikuti kontes SEO untuk Pemula yang diadakan oleh AyoMaju.Com













September 7, 2009 pukul 3:12 p
keren bro :D
Agustus 12, 2009 pukul 3:12 p
makasih informasinya…, sangat membantu…. thanks ya.. tak tunggu kunjungan baliknya
Agustus 12, 2009 pukul 3:12 p
Sudah mas, wah mantapnya penghasilannya sudah jutaan. TOP BGT
Juli 30, 2009 pukul 3:12 p
malam !
Juli 26, 2009 pukul 3:12 p
keren euy dah langsung tembus sepuluh besar…..
Juli 25, 2009 pukul 3:12 p
makasih bngt atas ilmunya neh
Juli 21, 2009 pukul 3:12 p
salah satu cara biar agar website familiar dengan search engine adalah mendaftarkan diri anda ke website-website penyedia fasilitas search engine…
Biar website bisa dicari google
http://www.google.com/addurl/?continue=/addurl
Mau canggih lagi pake sitemap
http://www.google.com/webmasters/sitemaps/login
Submit ke Yahoo
http://www.yahoo.com/info/submit.html
ke Dmoz
http://www.dmoz.com/addurl.html
atau mau lebih mudah lagi submit ke google.com. Ketik keyword Free Submission
Salam dari kami :
KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA
Juli 18, 2009 pukul 3:12 p
salam kenal,
Alhamdulillah dpt ilmu gratis lagi..
semoga bermanfaat.amin
trims
Juli 17, 2009 pukul 3:12 p
Salam, ini komentar pertama saya di sini…
Pak, saya pernah baca di sebuah blog tentang SEO kalau template blog kita ada yang SEO friendly dan ada yang nonSEO friendly. Katanya kalau kita buka blog kita yang pertama keluar side bar maka itu nonSEO friendly. Bener itu, Pak?
Blog saya yang keluar duluan ya side bar, bukan postingannya?? Bagaimana cara mengubahnya namun dengan template yang tetap sama??
Terima kasih jawabannya.
Juli 16, 2009 pukul 3:12 p
mas saya baru ikutan nie..
kira2 masih mungkin ngga’ ya masuk 10 besar google??
maklum kmaren sibuk ngurus tugas akhir…
makasih ya mas..
salam kenal
Juli 14, 2009 pukul 3:12 p
ikutan juga
mampir yach di http://akupasrah.com/belajar-seo-para-pemula/
Juni 30, 2009 pukul 3:12 p
Akh..ana sudah klik ke Membuat subdomain gratis sekaligus mengumpulkan $ dari CO.CC, tapi cuman muncul pesan :
“Tidak Ditemukan. Maaf, tapi Anda mencari sesuatu yang tak tersedia di sini”.
Mana petunjuknya nih…
Juni 30, 2009 pukul 3:12 p
Sudah diedit, silakan di-cek
Juni 30, 2009 pukul 3:12 p
Bismillah, akh ana izin ngelink posting dari blog antum. Oh iya..ana mau tanya kalau domain gratis co.cc itu gimana..kok ana baca di komen antum di blognya abu Maulid, antum katakan bisa menghasilkan uang, cara ikutannya gimana, jazakumullahu khairan
Juni 30, 2009 pukul 3:12 p
Dengan merekomendasikan orang lain mendaftar co.cc lewat refferal kita. Lengkapnya lihat di Membuat subdomain gratis sekaligus mengumpulkan $ dari CO.CC
Juni 26, 2009 pukul 3:12 p
hohoho good tips ya bro salam kenal bro
Juni 25, 2009 pukul 3:12 p
salam silaturahim,
nambah ilmu lagi
makasih mas Anas
Juni 24, 2009 pukul 3:12 p
[...] Sayangi pembaca maka anda akan disayang Google (mumtaz) [...]
Juni 24, 2009 pukul 3:12 p
woow, nambah ilmu lagi nih makasih ya bos manfaat bener nih saya lagi belajar ngeblog ni bos, salam kenal ya
Juni 24, 2009 pukul 3:12 p
agak susah ya keliatan nya?
tapi saya belajar coba dech…
thx for the post yach…
nice post…
Juni 29, 2009 pukul 3:12 p
iya nih
menarik infonya